7 Motor Terbaik Under 250cc Versi Anak Selatan Pinggir

Anak Selatan Pinggir

Kalau antum lagi keranjingan dengan dunia roda dua, tentu pilihan-pilihan motor terbaik bisa jadi referensi target untuk dibeli di tahun-tahun mendatang. Mengingat kita masih berjuang memulihkan ekonomi di tahun ini, jadi sabar saja dulu dengan Suzuki Bravo Jet Cooled pemberian kakek.

Nah, kali ini saya sebagai anak selatan turunan Bekasi akan mencoba beropini tentang motor-motor mana saja yang bisa dianggap terbaik untuk dipilih menjadi moda transportasi sekaligus gaya antum. Langsung saja.

Honda Revo X

Kompak untuk kerja juga untuk niaga

Di pilihan bebek, anak selatan memilih Honda Revo X sebagai yang terbaik. Dibanderol OTR Rp14,9 juta, Revo X menjadi bebek dengan value for money terbaik di kelasnya. Dua poin yang disukai dari Honda adalah bandelnya mesin dan after sales. Walau sudah banyak dilupakan, kelas bebek tetap menjadi andalan untuk motor pekerja dengan minimnya perawatan. Antum baru kerja dengan gaji setengah UMR? Revo X akan menjawab semua kebutuhan.

Honda Beat

Pilihan sejuta umat gas rem terasa niqmat

Masuk ke matic basic, Honda Beat menjadi favorit anak selatan. Semua fitur standar di kelas matic sudah tersedia di varian Beat. Jika dibandingkan dengan brand lain pun tak jauh berbeda hingga ke harga, hanya saja lagi-lagi Honda memenangkan daya jual kembali yang kokoh. Harga Rp16,4 juta untuk grade terendahnya dirasa sudah cukup memenuhi kebutuhan pekerja untuk berkomuter di Jabodetabek dengan lincah. Gaji antum masih kurang Rp500 ribu lagi mendekati UMR? Beat sangat direkomendasikan.

Yamaha All New NMAX Connected ABS

Kisah manis Yamaha membuka market

Di geng matic kebut-kebutan, Yamaha juaranya. Dengan All New NMAX Connected ABS seharga Rp33,7 juta, masih cukup sulit digeser Honda yang datang belakangan dengan All New PCX ABS. Dengan spesifikasi yang mirip-mirip kecuali di soal klep, NMAX masih jadi favorit karena sudah lebih engaging pasar domestik dengan strategi produksi lokalnya.

Tentu antum ingat bagaimana dulu NMAX datang dengan harga Rp22 jutaan sedangkan Honda yang selalu malas membuka jalan membiarkan PCX Thailand dijual dengan harga Rp36 juta. Efeknya, ya sampai sekarang.

Suzuki GSX-R150

Kuserahkan desain tambahan ke sobat fiberqu

Honda CBR150R (makin banyak R nya makin balap) boleh jadi pemain lama di kelas ini. Kemudian Yamaha R15 boleh jadi pelopor lokalan harga damai di kelas ini. Nah, kenapa Suzuki GSX-R150 yang jagoan? Begini alurnya. Dimulai dari rasio power to weight-nya paling baik, lalu motor ini tentu jadi juara kalau diajak nge-drag, lalu dikasih harga paling miring dibanding kompetitor. Hasilnya, motor murah tapi kencang, speed lovers jamet dan non-jamet pun bersuka cita.

Kontroversi di desain? Kami, jameters selalu punya sohib kang fiber untuk menyesuaikan selera. Kalah fitur? Syudahlah, kami itu jamet, digital banner untuk kopdar (di TMP Kalibata atau Radio Dalam) jauh lebih penting daripada shock up side down. Per detik ini Suzuki GSX-R150 termurah ada di Rp31 juta (pernah Rp27 juta), bandingkan dengan Honda CBR150R yang dibanderol Rp35,9 juta dan Yamaha R15 di Rp37 juta.

Honda CB150 Verza VS Yamaha MT-15

Ergonomi ternyaman sepanjang hayat

Begitu banyak pilihan motor di kelas naked 150cc, akhirnya saya jatuhkan dua pilihan terbaik yang masing-masing disesuaikan kantong dan kebutuhan antum sekalian. Bagi kalangan hemat (mepet) nan efisien tentu motor naked terbaik untuk antum adalah Honda CB150 Verza. Lewat banderol Rp20,7 juta tentu kriditan antum akan terasa ringan. Dengan ergonomi paling juara di seluruh kalangan motor kopling 150cc, Verza menjadi motor murah paling fleksibel. Diajak komuter ayo, diajak touring luar kota yoa.

Yamaha yang tidak belajar dari Xabre

Pilihan bagi kalangan banyak gaya (bujangan UMR alumni motor bebek) tentu jatuh pada Yamaha MT-15. Naked yang satu ini memang paling beda dari yang lain. Desainnya luar biasa radikal, fiturnya ganas untuk kasta naked ala-ala, harganya juga ngegas di Rp36,9 juta, laku kah? Oh, tentu tidak. Kali ini Yamaha gagal buka market (tidak seperti cerita manis NMAX). Ditambah lagi market yang ingin dibuka adalah naked syerem (market paling segmented se-Indonesia, cuma ada di Purwokerto tempat bersarangnya pasukan Minor Figther). Satu-satunya nilai lebih MT-15 adalah moge look-nya yang paling dahsyat (hanya warna hitam metallic). Nah, pilihan dikembalikan ke antum. Mau motor murah atau mahal? Sama-sama naked kok.

Kawasaki W175 TR

Makin purba makin disuka

Di segmen retro sejauh ini hanya Kawasaki dan Yamaha yang mulai berani coba-coba. Nah, pilihan anak selatan jatuh pada Kawasaki W175 TR ketimbang Yamaha XSR155. W175 TR membawa lebih banyak aura klasik (kalau tidak ingin dibilang low spec). Tidak percaya? Mesin jadul Eliminator 175 yang jadi jantung pacu, penggunaan karburator Mikuni VM24 (deuh mau seberapa nih tenaganya), rem belakang tromol hingga penggunaan dual shock mencukupkan motor ini menjadi motor klasik dengan fitur paling purba saat ini (masih mending Verza). Mahalkah untuk motor spek seperti itu dihargai Rp32,3 juta? Oh, tentu tidak, ini Kawasaki ntum.

Yamaha WR 155R

Pilihan warga Bogor dan sekitarnya

Warga Bogor dan Sentul sudah cukup bosan dengan kehadiran Kawasaki KLX di kebon-kebon mereka. Khusus untuk pasukan trabas penilaian kami lempar ke mata warga Bogor dan sekitarnya. Kehadiran Honda CRF tentu membuat opsi di kelas ini mulai banyak, lalu datanglah Yamaha WR 155R yang dengan begitu sempurnanya menampilkan semua sisi terbaik motor dual purpose.

Satu-satunya yang tidak disukai warga Bogor dari motor ini adalah penggunaan shock depan yang masih teleskopik, bukan dari segi performa, tapi ya kurang keren saja. Harganya pun masih terbilang kompetitif di Rp36,9 juta (ini dia sebabnya tidak pakai up side down).

Itulah motor-motor pilihan di bawah 250cc yang setidaknya bisa menjadi referensi antum sekalian. Belilah dengan bijak yang sesuai dengan kebutuhan dan rentang gaji. Banyak mau ya agak mahal, kurang banyak mau bisa jadi lebih murah. Mari dipilah.

Untuk penjelasan lebih detail, antum bisa tonton video dari sobat hitam saya di bawah ini.

Mesin bicara yang berharap manusia mulai berhenti berkembang biak

Mesin bicara yang berharap manusia mulai berhenti berkembang biak